NABIRE - SMA YPK Tabernakel melakukan pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) menggunakan sistem Pemilihan Umum (Pemilu), dimana dalam pelaksanaannya ada Komisi Pemilihan OSIS (KPO), dan 3 Pasangan Calon (Paslon) diantaranya, Paslon 1, yaitu Jerison Anow dan Jesika Manu, Paslon 2, yaitu Aurora Kawer dan Geovani Tabuni, Paslon 3, Adrian Tambun dan Yulianus Tebai, bertempat di SMA YPK Tabernakel, Sabtu (14/09/2024).


Dikatakan Kepala SMA YPK Tabernakel, Drs. Suardiman Dayadi, M.Pd dalam wawancaranya, berdasarkan kurikulum merdeka, ataupun implementasi kurikulum merdeka, khususnya SMA YPK Tabernakel salah satunya adalah pelaksanaan P5, dan kita memilih salah satu tema, yaitu suara demokrasi.


"Pada hari Sabtu (14/09/2024) kita melakukan tahapan-tahapan dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), kita memilih tema suara demokrasi dan di dalam realisasinya kita menggunakan dalam pemilihan OSIS tahun 2024-2025," katanya.


Dimana dalam P5 dengan tema suara demokrasi tahapannya diantaranya ialah pengenalan, kontekstualisasi, eksplorasi, aksi dan tindak lanjut.


"Kami menjelaskan bagaimana proses pemilihan dijalankan, sedangkan kontekstualisasi kita kuatkan dikonteks dunia nyata dan merencanakan pemilihan OSIS mulai dari pendaftaran, penjaringan, pemaparan visi-misi, berkampanye dan bahkan dibentuk juga KPO," ucapnya.


Lanjutnya, hari ini kita melaksanakan pencoblosan dengan hasil yang diperoleh dari seluruh siswa, diantaranya ada 576 siswa, dan ditambah dewan guru dan staf 33, dan semuanya memberikan hak suaranya dan telah terpilih ketua OSIS untuk ajaran baru ini.


Eksplorasi yakni, dimana tahapan-tahapan pengenalan dan membangun kesadaran siswa, terhadap tema yang sedang dipelajari, dan selanjutnya adalah tahap aksi lalu dilanjut dengan melakukan tindak lanjut atau gambaran dimana, untuk bisa dilakukan untuk meningkatkan hasil pemilihan yang dilakukan.


"Tujuan dari tema suara demokrasi adalah meningkatkan wawasan dan pengetahun siswa dan konsep, demokrasi dan menerapkan konsep demokrasi dalam kehidupan sehari-hari, menerapkan prinsip demokrasi dalam berbagai kegiatan di sekolah dan di masyarakat, serta membentuk kaderisasi kepemimpinan demokratis, dan untuk melatih siswa berorganisasi dan yang terakhir menyalurkan bakat minat dalam berorganisasi," katanya.


Harapan ke depan sebagai Kepsek SMA YPK Tabernakel, dimana anak peserta didik siswa mereka lebih memahami tentang demokrasi, apa itu demokrasi dan bagaimana mengimplementasikannya. Sehingga ketika mereka kembali ke kehidupan masyarakat agar mereka bisa memahami dan bisa melaksanakan demokrasi tersebut.


"Pesan saya untuk ketua OSIS terpilih, dimana OSIS adalah perpanjangan tangan dari kepala sekolah, dewan guru dan staf untuk dapat membantu sekolah untuk merealisasikan atau melaksanakan program-program yang dicanangkan oleh sekolah ataupun program OSIS sendiri," imbuhnya.


Sehingga ketika menjalankan tugas sebagai pengurus OSIS terpilih, buatlah yang terbaik sesuai dengan visi-misi yang sudah disampaikan, sehingga ada kepercayaan dari seluruh anggota OSIS, baik siswanya maupun guru-guru, agar sekolah SMA YPK Tabernakel bisa maju dan eksis, serta siap untuk berkompetitif dengan sekolah yang ada.(edi)