Pilkakam Tiga Kampung di Yaur Batal, Terbentur Dana
NABIRE – Pemilihan tiga Kepala Kampung (Kakam) definitif (bukan sementara) di Distrik Yaur, Kabupaten Nabire batal dilaksanakan. Batal
Bagikan
NABIRE – Pemilihan tiga Kepala Kampung (Kakam) definitif (bukan sementara) di Distrik Yaur, Kabupaten Nabire batal dilaksanakan. Batalnya Pemilihan Kepala Kampung (Pilkakam) ini lantarannya terbentur menyangkut dana dalam hal ini lantaran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nabire mengalami defisit.Hal ini seperti terkemuka pada saat warga dari tiga kampung yang ada di Distrik Yaur, Kabupaten Nabire ini melakukan aksi damai di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Nabire, Senin kemarin. Aksi tersebut dipimpin oleh Kepala Suku Yaur, Saul Waiwowi dan perwakilan Suku Yerisiam, Gunawan Inggeruhi.Dalam aksi itu, warga mempertanyakan status tiga Kakam di Kampung Sima, Kampung Akudiomi dan Kampung Yaur Distrik Yaur Nabire, yang hingga saat ini masih berstatus pejabat sementara sejak ditunjuk Bupati Nabire, per bulan Juli 2017 lalu.Selain itu, menurut mereka Plt yang ditunjuk harusnya mempersiapkan pemilihan Kakam definitif yang baru berdasarkan hasil pilihan warga kampung, namun hingga saat ini tanda-tanda pemilihan kepala kampung yang baru tidak terlihat sejak tahun lalu. Warga juga mempertanyakan dana kampung di ketiga kampung tersebut yang belum cair karena adanya pro dan kontra SK penunjukan pejabat sementara Kakam yang lama dan yang baru.Menanggapi hal itu, pihak DPMK Nabire ketika menemui warga mengatakan, proses pemilihan kepala kampung membutuhkan anggaran. Karena hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Nabire lagi defisit anggaran, sehingga pemilihan kepala kampung di Nabire belum dapat dilaksanakan. Diluar itu pula, pemilihan kepala kampung baru bisa dilaksanakan setelah dianggarkan di APBD dan kemungkinan akan dilaksanakan tahun depan. Mendengar hal itu, warga yang menggelar aksi tersebut mengaku sangat kecewa. (wan)
Bagikan artikel ini



