NABIRE - Dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban tahun 2014, Kepolisian Resor Nabire, melalui Sat. Binmas Polres Nabire bersama Pengurus Cabang Bhayangkari Nabire, menggelar Bakti Sosial (Baksos) ke Kampung Kali Harapan Distrik Nabire, Jumat (4/4) pukul 09.30 Wit. Dalam Bakti sosial kali ini, Polres Nabire bersama Pengurus Cabang Bhayangkari Nabire, juga menyerahkan sejumlah bantuan, berupa Sembako, gitar, bola volley dan bola kaki dan Alkitab kepada warga Kampung Kali Harapan, khususnya warga yang berada di sekitar wilayah Gereja GIDI Jemaat Pengharapan Nabarua. Turut hadir dalam Bakti Sosial ke warga Kampung Kali Harapan, Kapolres Nabire, AKBP. Tagor Hutapea, S.Ik.,M.Si berserta Ketua Cabang Bhayangkari Nabire, Ny. Judith T. Hutapea, Kapolsek Nabire Kota, AKP. Steve Liat Pasen, Pjs. Kasat Binmas Polres Nabire, AKP. Mardi Marpaung, S.Sos, serta sejumlah pengurus Cabang Bhayangkari Nabire dan anggota personil Polres Nabire dari Sat. Binmas Polres Nabire. Kapolres Nabire, AKBP. Tagor Hutapea, S.Ik., M. Si, dalam sambutannya mengatakan, selama 8 bulan dirinya bertugas di Nabire sebagai Kapolres Nabire, untuk pertama kalinya dirinya bisa bertemu dan bertatap muka langsung dengan warga Kampung Kali Harapan. Dan dirinya berharap, warga Kampung Kali Harapan bisa menjadi harapan bagi Kabupaten Nabire kedepannya. Kata dirinya, tujuan kedatangan dirinya bersama pengurus Bhayangkari Cabang Nabire, bukan semata-mata datang dan hanya memberikan sumbangan. Tetapi yang paling utama adalah untuk bisa bersama-sama dengan warga Kampung Kali Harapan bisa menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Kampung Kali Harapan. Selaku Kapolres Nabire, dirinya juga menghimbau kepada seluruh warga Kampung Kali Harapan, untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu yang berkembang saat ini. Terutama isu tentang konflik yang terjadi di Timika antara Suku Moni dan Dani. Karena, konflik yang terjadi di Timika, jadi Nabire tidak usah ikut-ikutan dengan konflik tersebut. “Saya himbau kepada semua warga Kampung Kali Harapan, khususnya suku Dani, untuk bisa memahami dan tidak ikut-ikutan dengan kejadian di Timika. Jadi kalau ada isu-isu yang menghasut warga Suku Dani maupun Suku Moni, supaya jangan ditanggapi, karena kita semua ingin Nabire itu aman. Dan tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh adat dan tokoh-tokoh masyarakat yang ada di Kampung Kali Harapan ini supaya bisa menjadi penengah dari warga yang ada, dan bisa memberitahukan kepada semua warganya untuk jaga keamanan, tidak usah ikut-ikutan dengan masalah di Kabupaten lain,” ungkapnya.Lanjutnya, dalam waktu beberapa hari kedepan, Kabupaten Nabire juga akan melaksanakan Pemilu Legislatif. Sehingga diharapkan warga Kampung Kali Harapan bisa menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Dan diharapkan pada tanggal 9 April nanti, semua warga yang berhak untuk memilih, harus berada di TPS masing-masing untuk memilih Caleg sesuai keinginan hati dari warga masing-masing. Selain itu, kehadiran dari warga di TPS-TPS juga, sekaligus mengawasi jalannya Pemilu, supaya Pemilu bisa berlangsung aman, tertib dan sukses.Sementara itu, warga Kampung Kali Harapan mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Nabire, AKBP. Tagor Hutapea, S.Ik., M.Si. Karena baru saat ini ada, dan merupakan orang satu-satunya yang bisa datang dan bisa berada di tengah–tengah masyarakat Kampung Kali Harapan, bahkan memberikan sumbangan kepada warga masyarakat Kampung Kali Harapan. Dengan harapan, Kapolres Nabire bisa menjadi contoh bagi pemerintah untuk bisa melihat masyarakat kecil yang saat ini masih membutuhkan perhatian pemerintah. (cad)