Polres Nabire Gelar Lat Pra Ops Mantab Brata Matoa 2014
NABIRE - Dalam rangka persiapan pengamanan menghadapi Pemilu Legislatif tanggal 9 April 2014, Kepolisian Resor Nabire, bertempat di aula Rastra Samara, Selasa (4/3) pukul 09.00 WIT menggelar Pembukaan Latihan Pra Operasi Mantap Brata Matoa 2014 Dalam Rangka Pengamanan Pemil
Bagikan
NABIRE - Dalam rangka persiapan pengamanan menghadapi Pemilu Legislatif tanggal 9 April 2014, Kepolisian Resor Nabire, bertempat di aula Rastra Samara, Selasa (4/3) pukul 09.00 WIT menggelar Pembukaan Latihan Pra Operasi Mantap Brata Matoa 2014 Dalam Rangka Pengamanan Pemilu Legislatif dan Pilpres Tahun 2014. Dalam Lat Pra Ops Mantab Brata Matoa 2014, turut hadir Kapolres Nabire, AKBP. Tagor Hutapea, S.Ik.,M.Si., Ketua KPU Kabupaten Nabire, Petrus Rumere, S.Sos., Ketua Panwaslu Nabire, Hendrik Lumimbus, M.Si., serta para Kabag, Kasat dan Perwira dan Bintara di Jajaran Polres Nabire.
Kapolres Nabire, Tagor Hutapea, S.Ik.,M.Si sebelum membuka Lat Pra Ops Mantap Brata Matoa 2014 Dalam Rangka Pengamanan Pemilu Legislatif dan Pilpres Tahun 2014 di Wilayah Polres Nabire, dalam arahannya mengatakan, menjelang Pemilu Legislatif yang akan dilaksanakan 9 April mendatang, situasi politik untuk wilayah Kabupaten Nabire suhu politiknya sudah semakin meningkat jika dibanding dengan situasi-situasi sebelumnya.Kata Kapolres, posisi Kepolisian, KPU dan Panwaslu pada Pemilu Legislatif Tahun 2014 adalah tetap pada posisi netral dan tidak berpihak pada siapapun calon legislatif yang akan bersaing di Pemilu 2014 ini. Oleh karena itu, dirinya selaku Kapolres juga menekankan kepada seluruh anggota dan personil Polres Nabire untuk tetap netral dalam Pemilu. Dan sebagai institusi Polri harus betul-betul mengedepankan Pemilu yang Bersih, Jujur dan Adil.“Kepolisian, KPU dan Panwaslu sekarang ini berada di posisi netral atau di tengah-tengah dalam menghadapi Pemilu Tahun 2014. Oleh karena itu saya menekankan kepada seluruh Anggota saya, untuk tetap tidak berpihak kepada siapapun. Jangan karena ada saudaranya yang ikut Caleg, kemudian saudara membela mati-matian saudara anda, padahal itu salah. Membela boleh dalam hati, tetapi dalam tindakan kita tidak boleh,” tutur Kapolres.Dalam kesempatan itu, Kapolres Nabire, AKBP. Tagor Hutapea, S.Ik.,M.Si juga mengatakan, dalam waktu dekat, Polres Nabire akan mengadakan simulasi tentang pengamanan Pemilu. Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Nabire, Petrus Rumere, S.Sos dalam arahannya mengatakan, dalam waktu 36 hari lagi Pemilu Legislatif Tahun 2014 akan dilaksanakan serempak di seluruh wilayah Indonesia. Pemilu bisa dikatakan berjalan aman, lancar dan tertib, ketika semua yang berkepentingan atau yang terlibat dalam Pemilu, termasuk KPU, Panwaslu, Caleg, institusi Polri dan TNI bisa bersatu, bekerjasama, bekoordinasi dan berkomunikasi dengan baik.Kata Rumere, sebagai penyelenggara Pemilu, KPU akan bisa bekerja maksimal dan berjalan dengan baik, ketika KPU di beckup oleh semua Stakeholders, terutama pihak keamanan, dalam hal ini pihak Kepolisian. Karena, belajar dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, bahwa faktor keamananlah yang menjadi prioritas utama dalam penyelenggaran Pemilu. “Saat ini menjelang Pemilu Legislatif, KPU sedang diawasi dan menjadi sorotan utama masyarakat, oleh sebab itu untuk tanggal 9 April, bahkan sebelum hari H pelaksanaan Pileg, Kantor KPU harus betul-betul disterilkan oleh pihak aparat keamanan, karena ini menyangkut wibawa Negara, karena kita bicara Pemilu berarti kita bicara Negara. Polisi sangat dibutuhkan dalam iven-iven besar seperti ini,” ujar Ketua KPU Kabupaten Nabire, Petrus Rumere, S.Sos, saat memberikan arahan kepada sejumlah personil Polri yang ikut dalam kegiatan Lat Pra Ops Mantap Brata Matoa 2014. (cad)
Bagikan artikel ini



