NABIRE - Proposal pemekaran calon Kabupaten Nabire Timur, bukan saja diserahkan kepada pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Nabire serta Bupati Nabire. Tetapi proposal yang sama juga telah diserahkan kepada anggota DPRP Provinsi Papua, Wakil Gubernur Provinsi Papua, Klemens Tinal dan juga kepada anggota DPR–RI, Yorris Raweyai.   Penyerahan proposal dilakukan oleh tim pada tempat yang berbeda-beda. Tim menyerahkan kepada anggota DPR-RI, Yorris Raweyai di ruang VIP Room Bandara Nabire, kepada Wakil Gubernur Klemen Tinal di gedung Aula Kasih Tabernakel Oyehe pada kegiatan kampanye Partai Golkar. Koordinator Tim Pemekaran Calon Kabupaten Nabire Timur, Drs. Obeth Rumadas, M,Si kepada Papuapos Nabire belum lama ini menuturkan, secara aturan dan mekanisme pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB) telah dilengkapi secara adminstrasi. Dan itu dilakukan berjenjang dari tingkat kabupaten hingga provinsi dan pusat. Namun dengan penyerahan proposal yang telah dilakukan ini agar pemerintah provinsi, DPRP Provinsi Papua dan DPR RI sudah dapat mengetahui. Sehingga pada saat diusulkan oleh tim dan pemerintah Kabupaten Nabire, bukan lagi menjadi hal baru tetapi sudah diketahui lebih dahulu. Sehingga tinggal dilihat kelengkapan administrasinya saja dan disetujui. Selaku koordinator umum pemekaran Nabire Timur meminta dukungan dan doa dari seluruh masyarakat 5 distrik calon Kabupaten Nabire Timur. Agar apa yang diperjuangkan ini benar–benar mendapatkan restu dari Tuhan dan ada jawaban yang dapat mengembirakan bagi semua orang Nabire Timur. “Marilah kita semua satukan hati, pikiran dan langkah agar apa yang menjadi keinginan dan kerinduan untuk pemekaran calon kabupaten Nabire Timur menjadi satu tujuan dan harapan bersama. Karena hingga saat ini tim pemekaran terus mengharapkan masukan-masukan dari semua pihak demi terwujudnya Nabire Timur,” tuturnya. (des)