Rakerkesda dan PIN Polio Telah Dibuka
NABIRE - Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Telah terlaksana dan melibatkan beberapa instansi pemerintahan maupun lembaga organisasi.

NABIRE - Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Telah terlaksana dan melibatkan beberapa instansi pemerintahan maupun lembaga organisasi.
Dalam Rakerkesda ini juga melaunching Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio dikarenakan telah terjadi beberapa kasus di Provinsi Papua Tengah, bertempat di Islamic Center Nabire 27 Mei 2024 kemarin.
Adapun tahapan-tahapan terkait sebelum beranjak ke Rakerkesda, ada yang namanya Musrembangnas, Musrembang provinsi bahkan sampai level di Puskemas, ada yaitu Miniloka, maka dari pada itu semua rapat-rapat dan kegiatan di kesehatan dari inline sampai di level bawah.
Rakerkesda ini rangkaian yang sudah dimulai sejak dari awal tahun, awal tahun itu namanya Musrembangnas sesudah Musrembangnas dilanjutkan dengan Rakontek, turun lagi ke bawah Rakerkesnas, ada juga Musrembang provinsi, Musrembang Otsus kemarin juga ada Musrembang RPJPD.
Setelah itu, Rakerkesda turunan dari Rakerkesnas di level nasional dan habis itu Rakerkesda di level kabupaten turun lagi ada miniloka karya level Puskesmas.
"Apa yang dibicarakan di Musrembangnas, Musrembang provinsi, Rakerkesnas, Rakerkesda itu harus satu line inline apa yang di bicarakan di kabupaten sampai di level Puskesmas," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, Dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K).
Terkait tema yang diangkat dalam Rakerkesda, yaitu 'Integrasi Layanan Kesehatan Papua Tengah Melesat Menuju Indonesia Emas', ini semua untuk mengevaluasi setiap kegiatan-kegiatan
yang berada di dinas kesehatan atau pelayanan kesehatan, terlebih lagi Rakerkesda melakukan kerjasama dengan beberapa lembaga dan pihak rumah sakit.
"Kegiatan berlangsung sampai tanggal 27-30 Mei 2024 membawa tema dengan 'Integrasi Layanan Kesehatan Papua Tengah Melesat Menuju Indonesia Emas'.
Apa yang diintegrasikan, yaitu semua layanan-layanan kesehatan, di dalam Rakerkesda ini semua mengevaluasi semua kegiatan-kegiatan yang dari tahun 2023 dan akan kami sampaikan apa yang akan kita kerjakan di tahun 2024, di 2024 itu ada sejumlah kegiatan, yaitu pertemuan dan ini sudah terlaksana, yang ke2 ada namanya pelatihan dan cukup banyak pelatihan-pelatihan yang kita buat tahun ini.
"Kenapa kami buat semua itu, karena kami sadar bahwa kami tidak kuat ada dana di dinas kesehatan, tapi kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami libatkan organisasi profesi supaya mereka bisa menjadi kepanjangan tangan dari Dinkes untuk merencakan program-program, tapi kami tidak lepas mereka begitu saja, kami tetap mendampingi tetapi yang melaksanakan mereka melaksanakan,
gereja di Nabire itu ada 34 gereja denominasi gereja dengan jamaat yang jumlahnya banyak sekali contoh kita menggunakan ada 20 dan kita bantu 100 juta," ungkap Silwanus Sumule.
Selain melakukan Rakerkesda, 27 Mei 2024 adalah launching Polio dikarenakan Papua Tengah sudah terjadi, yaitu Duga, Asmat dan Timika, dikarenakan imunisasi yang terjadi masih cukup rendah di bawah 50%. Inilah yang membuat Pj gubernur melakukan langkah cepat dan targetnya sendiri mencapai 95 persen.
Launching Polio, bulan Februari itu ditemukan kasus di Kabupaten Timika, kementerian memutuskan bahwa terjadi KLB di Provinsi Papua Tengah, sebenarnya ada tiga tempat terjadi kasus Polio, di Nduga, Asmat dan Timika dan diputuskan harus dilakukan Pekan Imunisasi Nasional untuk kasus polio, karena cakupan imunisasi dasar lengkap kita masih rendah di bawah 50%.
"Jika kita tidak bisa menyelesaikan kasus ini, maka ke depan akan lebih besar lagi. Kasus polio ini jika sudah terkena seseorang kita tidak bisa bikin apa-apa dia bersifat irreversible tidak bisa lagi dibantu dia akan pakai tongkat seumur hidup," urainya.
Sehingga ini mendapat perhatian dari gubernur, dari pemerintah untuk bisa dilakukan langkah-langkah cepat. "Hari ini sudah dilakukan launching dan target kita seluruh sasaran tercapai 95%, maka kami meminta kepada kepala daerah untuk mendukung, memantau agar layanan PIN ini bisa berjalan dengan baik," pungkasnya.(edi)
Bagikan artikel ini



