NABIRE - Bertempat di Aula SD Negeri 02 Kelurahan Karang Tumaritis Distrik Nabire, Senin (2/10/23), ratusan guru kelas 1 dan 5 SD/Mi mengikuti Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka. Warkshop dibuka Kepala Bidang (kabid) SD/Mi Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Engelbertus Magai, S.Pd dan dihadiri beberapa orang pengawas.

Dalam sambutannya Kabid SD/Mi Engelbertus Magai mengatakan, dengan adanya perubahan kurikulum pendidikan, maka semua guru diwajibkan mengetahuinya lewat kegiatan workshop implementasi.

Dan yang perlu dipahami para guru di masing–masing sekolah SD/Mi, Kurikulum Merdeka itu adalah untuk mengetahui sikap dan keprabadian peserta didik. Sebab hingga saat ini ada guru SD/Mi yang sudah mengetahui dan memahami Kurikulum Merdeka, tetapi ada guru yang belum tahu. Sehingga melalui workshop ini diharapkan semua guru dapat memahaminya secara baik dan benar.

“Kegiatan workshop ini sangat bermakna, sehingga semua peserta diharapkan dalam kurun waktu 2 hari ini bisa melajar dengan baik. Setelah kembali harus diterapkan di sekolah masing-masing,” harapnya.

Diharapkan pada tahun pelajaran 2025/2026 mendatang, semua sekolah SD/Mi yang ada di daerah kota, pinggiran dan daerah tertinggal, terpencil dan terluar (3T) ujian akhir sudah wajib menggunakan Kurikulum Merdeka. (des)