Relawan Pelita Prabu Siap Kawal Program Pemerintahan Prabowo-Gibran
NABIRE - Relawan Pelita Prabu Papua Tengah dan di 8 kabupaten yang ada di Provinsi Papua Tengah agar mengawal program pemerintahan Prabowo-Gibran untuk makan siang gratis bagi PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA/SMK. Hal ini ditegaskan Wakil Ketua Relawan Pelita Prabu, Robi Edowai, S.Hi, di Kafein73, Kamis (27/06/2024) lalu.

NABIRE - Relawan Pelita Prabu Papua Tengah dan di 8 kabupaten yang ada di Provinsi Papua Tengah agar mengawal program pemerintahan Prabowo-Gibran untuk makan siang gratis bagi PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA/SMK. Hal ini ditegaskan Wakil Ketua Relawan Pelita Prabu, Robi Edowai, S.Hi, di Kafein73, Kamis (27/06/2024) lalu.
Dijelaskan, Pelita Prabu adalah organisasi yang mengawal program kerja presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo dan Gibran dan sudah terbentuk di 8 kabupaten. Tujuan kegiatan ini , mengawal program kerja presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo dan Gibran. Priotasnya makan siang gratis.
organisasi yang bernama Prabu Center yang menaungi beberapa organ seperti Pelita Prabu, telah dibentuk pengurus pusat di seluruh provinsi termasuk Papua Tengah dan telah dibentuk di 8 kabupaten. Sedangkan DPAC atau pengurus distrik sedang dalam pengurusan.
"Organisasi ini mengawal program presiden dan wakil presiden terpilih, untuk makan siang gratis sasarannya kepada anak-anak sekolah seperti PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA/SMK, ini akan segera dilakukan karena program prioritas," lanjutnya.
Di dalam agenda pada hari ini, Pelita Prabu melakukan perkenalan antara DPW dan DPC. Pertemuan perdana dan agenda yang dilakukan hari ini, pertemuan perkenalan antara DPW dan DPC. Karena kita melihat belum adanya pertemuan, pertemuan ini lebih kepada koordinasi antar organisasi atau internal pengurus provinsi dan pengurus kabupaten, agar terbentuk pengurus tingkat distrik dan kampung.
"Pengurus provinsi dan pengurus kabupaten kita harus semangat, kita harus kuat jika progam ini diturunkan kepada kita maka kita harus siap menerima program yang diturunkan oleh pusat. Kerja kompak, Papua Tengah kuat, Papua Tengah harus semangat dan seluruh kabupaten dan distrik, serta kampung harus semangat agar anak-anak sekolah menjadi cerdas dan menjadi kenyang," ucapnya.
Pelita Prabu terbentuk setelah pemilihan presiden dan wakil presiden. Dan turut serta mengundang 8 kabupaten yang lain.
"Terbentuknya Pelita Prabu ini setelah pemilihan legislatif yang lalu, dan kita mengundang di 8 kabupaten namun yang hadir dalam kegiatan ini 4 kabupaten. Sedangkan yang lain berhalangan hadir dikarenakan jauh, yang hadir dari 4 kabupaten seperti ketua, sekretaris, bendahara dan seksi-seksi serta biro-biro di provinsi juga hadir," pungkasnya. (edi)
Bagikan artikel ini



