NABIRE - Ketua Koordinator Komisi Kepemudaan Regio Papua, dan Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Timika, Richard Fransisco Fangohoi, menyampaikan kegiatan Papua Youth Day (PYD) seperti ini akan terus berlangsung, dalam periode yang sama. Dan kegiatan ini sudah pasti mendapat persetujuan dari para Uskup se-region Papua, berdasarkan rekomendasi dari pertemuan nasional.

"Yang hadir tentu mendapatkan kesempatan, untuk bersama-sama di sini belajar membangun diri membentuk iman, memperdalam apa yang menjadi keyakinan sebagai Orang Muda Katolik (OMK), harapan gereja masa kini dan masa yang akan datang," kata Richard Fransisco Fangohoi, dalam sambutannya di Aula Gereja Katolik Sahabat Kita (KSK), Bukit Meriam, Sabtu (5/7/2025).

Ia juga berharap dari 5 keuskupan, kegiatan PYD ini tidak hanya sekedar pertemuan biasa. Tetapi, memiliki nilai baik secara spiritual dan pengembangan diri.

Dituntut belajar bersama, belajar menghargai, menghormati dan berjalan bersama. Ia pun percaya bahwa berlima hadir di sini karena uskup percaya, karena dengan kegiatan ini bisa membantu dan memfasilitasi orang-orang muda Katolik, dan memberikan ruang serta tempat untuk belajar bersama, bisa mengenal satu sama lain, dari selatan sampai utara dan akan berjumpa 5 tahun sekali.

"Maka harapan kami, kesempatan baik ini jangan teman-teman lewatkan begitu saja, manfaatkan dan mari kenali sebelah kanan dan kiri kalian," katanya.

Ia juga menyampaikan, persahabatan, persaudaraan di dalam keanekaragaman itu menjadi nyata dan tidak hanya menjadi simbol bagi tema besar, tetapi menjadi nyata dalam hari-hari bersama kedepan. Ia pun berharap, mendapatkan dukungan dari pimpinan gereja dan juga mendapat dukungan dari pejabat pemerintah.(edi)