NABIRE - Sekolah Dasar Negeri (SDN) Inpres Kampung Bumi Mulia /SPC Distrik Wanggar Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah telah membagikan rapot kelulusan, kenaikan kelas dan para siswa mendengarkan libur selama 1 bulan, yakni mulai dari pada hari Kamis (13/6/2024) sampai dengan masuk sekolah seperti biasanya, pada 8 Juli 2024 mendatang.


Hal ini disampaikan Kepsek SDN Inpres kampung Bumi Mulia, Kadir, S.Pd.I, Kamis (13/6/2024), bertempat di ruang sekolah disaksikan para orang tua wali murid, sekaligus pembagian rapot.


Dikatakan Kadir, selaku guru menyampaikan tetap antusias dan mengharapkan kepada orang tua wali hadir mengikuti acara penerimaan rapot akhir tahun pelajaran 2023/2024. “Kita semua yang hadir pada saat ini mudah-mudahan dalam keadaan sehat walaifiat. Bapak/ibu wali murid ada beberapa hal yang perlu saya sampaikan sebelum pembagian rapot,” katanya.


Pertama, mengenai penerimaan siswa baru kami sudah menempel brosur di beberapa tempatt umum, sepertinya, di depan sekolah, di jalan raya jalur 3, jalur 4 dan lain sebagainya, sehingga boleh dilihat bahwa pihak sekolah tahun ini bersedia menerima murid baru dengan persyaratan satu batas minimal 6 tahun per 1 Juli, mengalami perubahan, yakni usia 6 tahun pada 31 Juli.


“Tanggal 30 Juni ke tanggal 30 Juli itu sudah bisa kami terima, bisa juga lima tahun, tetapi itu harus ada rekomendasi sekolah mengatakan bahwa anak itu punya kepintaran yang luar biasa. Yang kedua mengisi formulir pendaftaran yang kami sediakan. Ketiga, membawa pas foto berwarna ukuran 3x4 dua lembar untuk tempel dirapot dan lainnya dan menyertakan ijazah bagi yang TK dan KK asli,” katanya.


Selain itu, foto copy akta kelahiran anak kalau surat kelahiran tidak ada, bawa surat baptis sebagai bukti bahwa anak itu benar-benar lahir pada tanggal, bulan dan tahun. Kalau tidak ada itu berarti kita tidak punya dasar untuk menerima.


“Bapak ibu yang punya anak mau di sekolah disini silahkan, kami siap menerima dan dari kemarin sampai sekarang sudah mendaftar itu sebanyak 12 anak yang ambil formulir,” tambahnya.


Imbuh Kepsek SDN 02, dari sekolah hanya mampu menyediakan topi dan dasi gratis, jadi topi dan dasi yang ada di sekolah itu, sesuai nama sekolah, yang lainnya nanti akan diurus kemudian kaitannya dengan penerimaan siswa baru,” pungkasnya.(modes)