NABIRE - Sekolah Tinggi Agama Kristen (STAK) Nabire menggelar syukuran bersama dalam rangka berdirinya Yayasan Pengembangan Almembert (YPA) Papua. YPA Papua didirikan berdasarkan akta pendirian No. 32 tanggal 12 Mei 2014, SK Menteri Hukum dan HAM RI : No. AHU 10653.50.10.2014 dan beberapa SK Prodi lainnya. Syukuran digelar Jumat (23/1).   Acara syukuran dihadiri Kepala Biro Spritual dan Mental Provinsi Papua, Drs. Ayub Kayame, juga sebagai dewan penasehat Sinode Gereja Kingmi (GKII) Teluk Cenderawasih, Asisten II Sekda Nabire, Ir. Sukadi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire, hamba-hamba Tuhan, para dosen  dan serta mahasiswa/i STAK. Syukuran digelar dengan tema ”Allah yang membuat kami berhasil,” (Yeremia  2 : 20). Renungan Firman Tuhan dibawahkan Pdt. Dr. Phil Indakrai, D.Th mengatakan, jati diri orang Israel sehingga runtuhnya itu sama saja. Dengan runtuhnya orang atau umat Israel, disana tembok Yerusalem ada sejarah tentang bangsa itu. Pimpinan yang mempunyai kemampuan pekerjaan dan kemampuan manajerial untuk membangun pemimpin dan mengatur pekerjaan itu maka kita baca kitab Yeremia. Kepala Biro Spritual dan Mental Provinsi Papua, Drs. Ayub Kayame, menyampaikan, campur tangan Tuhan hingga memiliki beberapa SK itu hal yang baru. Satu kali SK pendirian lembaga kemudian SK untuk beberapa Prodi ini sangat luar biasa dan puji Tuhan. “Kami tahu persis sebagai gereja atau pengurus pendukung dari kehadiran STAK ini dan atau embrio bagimana mulai dengan yayasan dengan tujuan menghadirkan sekolah ini di Nabire. Dengant tujuan untuk memenuhi kebutuhan tenaga baik tenaga gembala maupun tenaga guru agama di wilayah Meepago atau di wilayah pegunungan tengah. Itu sebagai doa dan kita sebagai anak-anak Tuhan Ebeneiser Allah menolong kita telah memiliki SK,” tuturnya.  Pendirian lembaga dan SK Prodi baik S-1 dan S-2 untuk memiliki SK legalitas ini Tuhan menolong kita. Pendeta atau pelayan gereja Kingmi khususnya koordinator Teluk Cenderawasih dan juga Paniai, Deiyai dan Dogiyai bahwa sekolah ini milik kita ada dibawah naungan atau pengawasan gereja Kingmi hadir dan penembangan sekolah dalam rangka mempersiapkan SDM , khususnya Nabire dan pada umumnya Provinsi Papua. Pihak gereja Kingmi Papua mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama Kabupaten Nabire terkait proses pendirian lembaga sampai dengan yayasan secara cepat. Pihak gereja juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah eksekutif dan legislatif yang ada di Kabupaten Nabire. Ditegaskannya, sekolah ini milik kita semua karena sekolah ini lembaga yang mempersiapkan manusia-manusia Papua di Nabire kedepan baik spiritual maupun mental. Sambutan Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos yang dibacakan Asisten II Sekda Nabire, Ir. Sukadi, mengatakan, STAK Nabire memiliki arti serta peran yang sangat penting dalam pembangunan umumnya. Ada dua hal penting yang harus kita pahami dalam kegiatan ini. Yakni pendidikan dan agama, dimana keduanya memilki peran dan fungsi yang sangat strategis. Sekaligus merupakan prioritas pemerintah Kabupaten Nabire dalam meningkatkan kualitas SDM. Dikatakan Ir. Sukadi, pemerintah Kabupaten Nabire melalui visinya mewujudkan masyarakat yang berkeadilan, sejahtera, makmur dan mandiri. Terus berusaha mengembangkan dunia pendidikan yang lebih berkeadilan didasarkan pada nilai–nilai agama pada semua jenjang pendidikan. Baik pendidikan dasar hingga perguruan tinggi, yang harus dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat baik di pegunungan, perkotaan maupun pesisir. Sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2011-2015, salah satu strategi di bidang pendidikan yang akan ditempuh adalah meningkatkan kualitas layanan pendidikan, tenaga pendidik, pengadaan sarana dan prasarana pendidikan serta perbaikan kesejahteraan para pendidik. “Dengan penuh suka cita dihari yang berbahagia ini, kita dapat melaksanakan salah satu moment penting, yakni kehadiran STAK Nabire, yang diharapkan kedepan kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik dan semakin berkualitas. Dalam rangka menghasilkan para alumnus yang cerdas, berilmu, beriman dan memiliki akhlag yang mulia,” harapnya. Oleh karena itu, dirinya juga berharap agar keberadaan Sekolah Tinggi Agama Kristen Nabire ini, selalu berpegang pada tujuannya. Yakni teguh pada nilai-nilai agama sehingga menghasilkan alumnus yang berkualitas sesuai harapan kita semua. Lebih lanjut dikatakan Sukadi, saat ini telah terjadi adanya kecenderungan umat manusia karena tidak memiliki dasar iman yang kuat. Sehingga dalam segala aktifitas kehuidupan banyak yang tidak lagi sesuai dengan norma dan kaidah yang digariskan dalam agama, maka kahdiran lembaga ini menjadi lebih penting. “Atas nama pemerintah Kabupaten Nabire, kami menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Pengembangan Almembert (YPA) Papua, serta panitia penyelenggara kagiatan ini. Dan menyambut baik kehadiran lembaga ini, dengan harapan agar kedepan dapat menghasilkan insan–insan pembangunan yang memiliki keteguhan iman, dan hal inilah yang sangat dibutuhkan selaku pelaku pembangunan di daerah ini,” ungkapnya. Pada kesempatan itu dirinya mengajak untuk memberikan dukungan dan partisipasi sepenuhnya kepada lembaga ini dengan keseungguhan hati, kerja keras dengan mengandalkan Tuhan dalam segala hal. Sebab Tuhan memberikan kita roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan pikiran yang cemerlang. Meskipun segalanya penuh dengan keterbatasan, kita akan berhasil dan sukses dalam apapun yang kita kerjakan. Seiring dengan era keterbukaan informasi dan tekhnologi yang seakan–akan tidak lagi mengenal batas waktu dan ruang ini, tentunya membawa perubahan pada kehidupan umat manusia, baik yang bersifat positif maupun negatif, tentu diperlukan pehatian yang serius dalam menyikapinya. Terutama dalam melindungi para generasi muda agar mereka tidak terjerumus dalam hal–hal yang bersifat negative. Karena mereka merupakan harapan keluarga, harapan daerah, bangsa dan Negara. (modes)