NABIRE - Lomba tujuh belasan (17-an) dalam rangka memperingati HUT RI ke-79, telah dilakukan di RT 003/RW 002. Ada tujuh perlombaan yang diadakan, dan kurang lebih 50 peserta mengikuti lomba-lomba tersebut, berlokasi di Jalan Moenamani, Kampung Bumi Mulia Distrik Wanggar, Minggu (11/08/2024) kemarin.


Mewakili ketua panitia kegiatan 17-an, Boby mengatakan, lomba yang dibuat oleh pemuda RW 2, ada sembilan perlombaan.


"Lari kelereng, lari karung kategori anak, masukan belut dalam botol, memasukan takiran, lari karung kategori ibu-ibu, lari sarung, panjat pisang, masukan paku dalam botol, tangkap bebek," katanya.


Yang mengikuti lomba 17-san mulai dari anak-anak TK, SD mulai dari kelas 6 yang berjumlah 30 orang, ibu-ibu berjumlah 15 sampai 20 orang.
"Total peserta yang mengikuti dan berpartisipasi dalam kegiatan lomba kurang lebih sebanyak 50 orang," ucapnya.


Hadiah yang disiapkan dari panitia berupa, alat tulis kantor (buku, bolpen dan pensil) kategori anak-anak, alat dapur (baskom, centong nasi, gelas tempat saus dan kecap) kategori wanita/ibu-ibu, perlengkapan dapur (garam, micin, sabun dan lainnya) kategori wanita/ibu-ibu dan daster kategori wanita/ibu-ibu.


"Berdasarkan sumber hadiah untuk kategori wanita atau ibu-ibu, disponsori oleh ibu-ibu sendiri jadi hadiahnya cukup banyak untuk kategori tersebut," jelasnya.


Harapan dari berlangsungnya kegiatan ini, memotivasi agar kekompakan khususnya di RW 2 tetap terjaga dan solid, mempererat tali silaturahmi antar sesama warga RW 2, meningkatkan kerukunan sesama warga RW 2.


"Harapan kedepannya ingin membuat lomba menjadi tingkat desa, jadi bukan hanya tingkat RW saja, tetapi bisa dilakukan di tingkat kampung, sehingga seluruh warga Kampung Bumi Mulia bisa ikut serta dalam kegiatan tersebut," asanya.


Peserta lomba 17an, Hadi Nurman Dogomo dalam wawancaranya mengatakan, lomba yang diikuti memasukan belut dalam botol serta tidak ada persiapan dan juga tidak ada latihan. "Sangat senang karena bisa mendapat juara 1 dalam lomba dan ingin tetap diadakan lomba seperti ini," ucapnya.


Peserta lain, sebut saja Rafly menambahkan, dirinya mengikuti lomba lari kelereng, sama halnya dengan Hadi, Rafly tidak ada persiapan serta tidak ada latihan dalam mengikuti lomba 17an tahun ini.


"Senang bisa memenangkan lomba lari kelereng juara 1, ingin lomba lari kelereng tetap diadakan di tahun berikutnya," harapnya.(edi)