JAKARTA - Strategi Calon Gubernur (Cagub) Provinsi Papua Tengah nomor urut 4, Willem Wandik dalam menangani konflik mengenai batas wilayah adat dan wilayah administrasi pemerintahan di Papua Tengah.

Wandik mengatakan, jika dirinya diberikan kepercayaan sama masyarakat Papua Tengah untuk memimpin, setelah terpilih dalam seratus hari kerja yang pertama, Wandik dan Giyai akan mengumpulkan semua stakeholder dari masyarakat, pemerintah dan jajaran keamanan untuk membicarakan terkait hak-hak orang Papua Tengah.

"Kalau di Papua ini unik dan indah sekali, karena setiap sungai, setiap gunung itu semua memiliki hak masing-masing. Kita tidak bisa mengatakan bahwa marga ini punya, karena tanah ini tanah itu sudah dibagi-bagi dan sangat jelas sekali. Sehingga orang adat kita akan ajak duduk untuk membicarakan batas-batas wilayah," ujar Wandik pada debat pamungkas di Jakarta, Sabtu (9/11/24) lalu.

Wandik menambahkan, tanah Papua Tengah itu terdapat banyak sumber alam yang melimpah. "Seperti tambang emas di Blok Wabu yang berada di Kabupaten Intan Jaya. Harus diketahui Intan Jaya itu punya lebih dari satu marga, tidak bisa bilang bahwa itu semua orang Moni punya di situ ada batas-batas wilayah, sehingga kita akan duduk bersama lalu kita akan mendengar dan solusinya seperti apa? Kebijakan untuk masyarakat di situ seperti apa dan untuk pemerintah pusat apa, sehingga semua bisa diselesaikan dengan baik," tambah Wandik.(pal)