Sukses Pelaksanaan Buta Aksara Dasar, USWIM Nabire Diapresiasi Pemerintah Pusat
NABIRE - Pemerintah pusat dalam hal ini, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menegah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengapresiasi pelaksanaan buta aksara dasar yang telah dilakukan Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire yang melibatkan peserta KKN
Bagikan
NABIRE - Pemerintah pusat dalam hal ini, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menegah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengapresiasi pelaksanaan buta aksara dasar yang telah dilakukan Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire yang melibatkan peserta KKN belum lama ini di Kabupaten Nabire dinilai sukses (berhasil) dengan baik.
“Pelaksanaan buta aksara dasar yang dilakukan pemerintah pusat bekerjasama dengan USWIM Nabire di Kabupaten Nabire dinilai telah berhasil dengan baik,” Demikian seperti yang diungkapkan Rektor USWIM Nabire, Drs. Petrus Izaac Suripatty, M.Si kepada media ini Kamis (14/05) malam via handphone.Dikatakannya, karena USWIM dinilai sukses dalam melaksanakan program keaksaraan dasar kepada 400 orang yang ada di delapan kampung di Nabire, maka pada tahun 2015 ini pemerintah pusat kembali mempercayakan USWIM Nabire untuk melaksanakan program keaksaraan ‘usaha mandiri’.“Menyelenggarakan program keaksaraan mandiri ini, kalau dinilai berhasil dalam melaksanakan buta aksara dasar. Karena, kami dinilai berhasil maka pada tahun 2015 ini kami akan melaksanakan program keaksaraan mandiri di Kabupaten Nabire,” jelas Suripatty.Dikatakannya lagi, prestasi dalam melaksanakan buta keaksaraan dasar yang dilakukan pihak USWIM Nabire belum lama ini, meyakinkan pemerintah pusat melalui keseriusan dalam menyelenggarakan program buta keaksaraan dasar. “Karena USWIM serius di lapangan, maka laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) yang kami sampaikan juga dinilai baik dan tepat sasaran. Kami melaporkan secara tertulis, audio visual dan melalui CD,” ujar kandidat doktor ini seraya menambahkannya USWIM termasuk salah satu dari tiga komponen, Pemda dan komponen yang lain yang melaksanakan buta aksara dasar di Provinsi Papua yang memiliki pertanggung jawabannya cukup lengkap. Dengan demikian, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Nabire harus berterim kasih kepada USWIM. Pasalnya, tahun lalu dalam rencana nasional Nabire tidak ada program ini, akan tetapi karena USWIM Nabire berhasil dalam melakukan program keaksaraan dasar maka kini Nabire kebagian melaksanakan keaksaraan usaha mandiri. (hendrik anouw)
Bagikan artikel ini



