NABIRE - Dengan adanya pembangunan PLTMG 20 Mw di lokasi PLTD Kalibobo Nabire yang kini sudah mulai dioperasikan bersamaan dengan mesin PLTD milik PT PLN Rayon Nabire, maka dapat dipastikan pada tahun 2018 mendatang Kabupaten Nabire sudah masuk Surplus daya listrik. Sehingga dengan adanya surplus daya listrik yang lebih besar ini, akhirnya tugas PT PLN Rayon Nabire tugasnya saat ini adalah dapat menjual daya listrik yang ada kepada pihak pengusaha yang ingin menanamkan modalnya di Kabupaten Nabire untuk bergerak dalam bidang usaha maupun industri lainnya. Sementara tugas kedua dari PT PLN Rayon Nabire, menjaga keandalan agar tidak terjadi pemadaman, karena rata–rata di Kabupaten Nabire ini masih banyak terlihat pohon yang merupakan tanaman masyarakat masih terlihat tumbuh bersamaan dengan jaringan kabel maupun tiang yang dikuatirkan akan terjadi pemadaman berlebihan. Demikian dikatakan Manager Sumber Daya Manusia dan Umum PT PLN Wilayah Papua Lukas Tarigan kepada Papuapos Nabire, Kamis (14/12), seraya menambahkan, jika tahun 2018 Nabire sudah surplus daya listrik, maka masyarakat juga harus dukung PT PLN dengan menembang pohon yang tumbuh dekat jaringan kabel. Tugas kedua, lanjutnya, masyarakat agar segera menyelesaikan tunggakan rekening listrk yang hingga kini masih miliaran rupiah, merupakan utang pelanggan dan juga masyarakat diingatkan untuk selalu wajib membayar rekening listrik tepat waktu dan kehadiran PLN hanya mendukung program pemerintah di bidang kelistrikan, sehingga marilah kita dapat bekerja sama dengan baik. Dan kepada semua pihak investor yang ingin menanamkan modalnya serta berusaha di Kabupaten Nabire, diharapkan untuk tidak ragu-ragu terhadap daya listrik yang ada, karena dengan beroperasinya PLTMG 20 Mw bersama mesin PLTD milik PT PLN, Nabire akan surplus daya listrik yang lebih besar.(des)