Thobias Bagubau Tolak Rencana Presiden Prabowo tentang Transmigrasi
NABIRE - Selaku anggota DPR Provinsi Papua Tengah, Thobias Bagubau, S.IP menolak dengan tegas rencana Presiden RI, Prabowo Subianto tentang transmigrasi ke Papua.

NABIRE - Selaku anggota DPR Provinsi Papua Tengah, Thobias Bagubau, S.IP menolak dengan tegas rencana Presiden RI, Prabowo Subianto tentang transmigrasi ke Papua.
Hal tersebut disampaikan langsung kepada awak media pada acara ibadah syukuran pelantikannya menjadi anggota DPR Provinsi Papua Tengah, yang digelar di halaman Gereja Kristus Alfa omega, Jalan Monobi, Bumi Wonorejo, Kamis (7/11/2024) lalu.
Politisi Partai Hati Nurani (Hanura) yang baru saja dilantik menjadi anggota DPR Provinsi Papua Tengah serta mewakili hati nurani masyarakat Papua itu menandaskan, transmigrasi ke Papua tidak boleh terjadi, karena rencana tersebut tidak terlalu penting untuk masyarakat Papua.
Alasan utama penolakannya, karena khawatir dengan dampak negatif terhadap masyarakat Papua. Menurutnya, transmigrasi yang direncanakannya presiden dapat mengganggu keseimbangan sosial di wilayah Papua dan Dapat mengganggu masyarakat asli terhadap tanah dan sumberdaya alam yang ada di Papua.
Untuk program transmigrasi, dirinya lebih menyoroti pentingnya pendekatan pembangunan yang menghormati kearifan lokal dan mengembangkan kapasitas sumber daya asli Papua. "Presiden lebih baik memikirkan bagaimana mengoptimalkan pembangunan yang ada di Papua, terutama provinsi-privinsi yang baru saja dibentuk," ungkapnya.
Dirinya lebih mendukung kebijakan pemerintah yang mengutamakan pemberdayaan masyarakat Papua dari pada menjalankan program transmigrasi ke Papua. Menurutnya berpotensi menimbulkan konflik sosial bagi masyarakat yang tinggal di Papua.
Selain itu, pemerintah pusat juga harus lebih memperhatikan kesehatan dan pendidikan di Papua, dikarenakan kesehatan dan pendidikan di Papua masih tertinggal dari provinsi yang lainnya.
"Saya berharap kepada Presiden Prabowo agar lebih memikirkan kesejahteraan masyarakat Papua dari pada menjalankan program transmigrasi ke Papua," pungkasnya.(amd)
Bagikan artikel ini



