NABIRE - Dalam kunjungannya di Papua Tengah, sekaligus merayakan pesta rakyat, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) memperlihatkan sebuah karya tulis berupa buku yang ia tulis dan dibantu oleh beberapa tokoh. Terlihat ada tujuh buku, dan setiap buku mempunyai makna dan pesannya sendiri-sendiri.

Adapun ketujuh buku tersebut, diantaranya berjudul 'Diantara Pilihan yang Sulit'. Perempuan Papua menyingkapkan realitas kehidupan mereka dan memerangi diskriminasi gender dan budaya.

Buku kedua, Realisasi 12 Roadmap. Satu tahun merintis dan membangun sistem pemerintahan, pelayanan publik dan kemasyarakatan pada daerah otonomi baru Provinsi Papua Tengah oleh Penjabat Gubernur Dr. Ribka Haluk, S.Sos.,M.M.

Ketiga, orang-orang lapangan 'Ada keringat, dedikasi dan perjuangan'. Buku keempat, ketangguhan dan Ddeterminasi. 'Sinergi antara Pj. Gubernur Provinsi Papua Tengah Dr. Ribka Haluk, S.Sos.,M.M dan Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. K.H Ma'ruf Amin di Provinsi Papua Tengah.

Green Smart City 'Mendongkrak ketertinggalan, Memajukan Papua Tengah dan Manusianya'. Buku keenam, Memoar Dr. Ribka Haluk Penjabat Gubernur Papua Tengah, 'Bekerjalah saat waktunya bekerja, bermainlah saat waktunya bermain'. Hal tersebut adalah aturan dasar dari kedisiplinan diri yang refresif.

Terakhit, (7) soal stunting. Ribka Haluk dan kartu Otsus Sehat Papua Tengah. 'Sebuah gebrakan Dr. Ribka Haluk dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pintu kesehatan'.

Diakhir penyampaian, buku-buku yang diperlihatkan kepada masyarakat di Papua Tengah, Ribka haluk berkata. "Saat ini saya menyadari saya adalah jembatan emas untuk orang Papua dan saya akan menulis buku tentang DOB dan sementara ini lagi ada ditahap pengerjaan, mudah-mudahan 3 bulan kedepan sudah bisa dirilis," ujarnya.(edi)