Wandik akan Menjadi Gubernur Paling Gila untuk Pembangunan
JAKARTA - Calon Gubernur (Cagub) nomor urut 4, Willem Wandik, mengklaim mampu membangun Provinsi Papua Tengah dengan baik jika dirinya terpilih menjadi pemimpin di Papua Tengah.

JAKARTA - Calon Gubernur (Cagub) nomor urut 4, Willem Wandik, mengklaim mampu membangun Provinsi Papua Tengah dengan baik jika dirinya terpilih menjadi pemimpin di Papua Tengah.
Hal tersebut dilontarkan Wandik, pada saat menjawab pertanyaan dari Cagub Papua Tengah nomor urut 1, Wempi Wetipo pada debat kedua yang dilaksanakan di Jakarta beberapa waktu lalu, yang bertanya: Apakah Paslon nomor urut empat bisa berkomitmen atau konsen untuk membangun Papua Tengah, melihat selama 10 tahun memimpin Kabupaten Puncak tidak ada pembangunan sama sekali, dengan alasan wabah corona dan konflik daerah?.
"Lima tahun pertama saya memimpin Kabupaten Puncak ada yang saya bangun, bisa tanya ke masyarakat puncak, yang tidak ada menjadi ada. Aspal saya datangkan, membangun di Puncak itu tidak main-main, tanya masyarakat langsung, saya tidak bisa cerita apa yang saya lakukan untuk Kabupaten Puncak," ujar Wandik.
Wandik menegaskan, dirinya terlibat dalam terbentuknya Provinsi Papua Tengah. Ia mengaku sebagai tim kajian Provinsi Papua Tengah, yang turun ke lapangan ke kampung-kampung di delapan distrik.
"Kalau Tuhan merestui Wandik dan Giyai menjadi pemimpin Papua Tengah, maka kami akan meletakan pondasi daerah ini dengan baik. Papua Tengan daerah aman, kami bisa buat tidak ada yang susah kalau di daerah yang aman," tegas Wandik.
Wandik menjelaskan, soal pejabat yang sekarang tidak bisa berbuat apa-apa dalam arti untuk membangun, karena posisinya hanya melanjutkan yang sebelumnya. Hal tersebut dikatakan Wandik saat menjawab tanggapan pertanyaan dari Wempi yang menyinggung soal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Puncak yang disahkan di Mimika, tetapi tidak ada pembangunan.
"Saya yakin pasti Tuhan menghendaki provinsi baru ini, dan saya akan menjadi gubernur yang paling gila nanti, gila untuk pembangunan," tegasnya.(pal)
Bagikan artikel ini



