NABIRE - Asisten I Setda Provinsi Papua Tengah, Menase Kadepa, saat membuka kegiatan Festival Musik Band dan Akustik serta Yospan, Rabu (20/11/24) yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan Olahraga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi  Papua Tengah, langsung mengunjungi tujuh buah stan asesoris noken dan ayaman pakai adat.

Pada kesempatan kunjungan tersebut, Menase Kadepa secara tegas mengatakan, budaya noken dan pakaian adat yang dijual oleh Mama-mama Papua ini tidak boleh hilang, harus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda, karena budaya noken merupakan salah satu warisan budaya dari masyarakat 8 kabupaten yang ada di wilayah Papua tengah.

Sehingga diharapkan kepada semua instansi ternik agar dapat mendata dan mengakomodir semua mama-mama pengrajin noken, juga mama-mama lain yang membuat baju adat dari noken maupun kulit kayu lainnya. Karena kedepan Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan mewajibkan hari Noken dan semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) juga diwajibkan gunakan Noken di hari tersebut.

“Warisan Noken tidak boleh hilang, karena itu merupakan kekayaan budaya masyarakat 8 kabupaten di wilayah Provinsi Papua Tengah, karena kedepan pemerintah akan lebih giat meningkatkan pembinaan bagi semua pengrajin noken atau semua Mama-mama Papua, agar dari mereka akan terjaga kelestarian budaya noken kepada para kaum muda,” tandasnya.(des)