NABIRE - Dalam perayaan wisuda Taman Kanak-kanak (TK) serta syukuran untuk kenaikan kelas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), TK, Sekolah Dasar (SD), Sekolah Luar Biasa (SLB) Matahari berlangsung dengan meriah dan ceria. Dimana dalam perayaan tersebut anak-anak serta pengajar masing-masing menggunakan pakaian tradisional.

Ketua Yayasan Peduli Difabel Nabire, Maria Yeti Saputri Kapitarauw, S.Sos.,MM,AWP, mengatakan acara berlangsung mulai dari jam 9 pagi sampai dengan berakhirnya acara ini. Ada Paud, TK, SD Inklusi, SLB Matahari, Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Muda Mudi Papua Hebat, menyelenggarakan pelepasan wisuda atau untuk jenjang TK. Dan hari ini juga dilakukan doa syukuran untuk anak-anak yang naik kelas, sekaligus acara pentas seni.

Dalam pentas seni berlangsung pada Jum'at (27/6/2025) lalu, menampilkan bakat dan talenta semua anak yang bersekolah di Inklusi Matahari, mereka menampilkan tarian nusantara, Yospan, Fashion Show, Kapoera dan berbagai macam kesenian lainnya.

Di sini juga bisa terlihat, ada beberapa anak yang berkebutuhan khusus baik down sindrom, autis, hiperaktif dan lainnya. Mereka punya bakat terpendam, kalau tidak jelih mengembangkan bakat serta talenta mereka, kita tidak akan tau anak-anak dengan kondisi sewaktu dilahirkan dengan ciri khas tertentu dan keistimewaan tertentu.

"Baik difabel fisik serta mental, hari ini kita bisa melihat mereka tampil dengan anak-anak yang normal. Dalam acara wisuda pelepasan TK Inklusi Matahari, dan syukuran kenaikan kelas di berbagai jenjang pendidikan," ujarnya.

Acara pentas seni ini bisa terselenggarakan dengan meriah dan ceria dan bersyukur bahwa anak-anak ini apapun kondisi ini bisa berkembang melalui bakat dan talentanya, bahkan melalui lembaga pendidikan inklusi matahari yang dimana merupakan satu-satunya dan pertama di Papua Tengah ini.

"Mari sama-sama mendidik, dan mengajari mengembangkan bakat talenta anak-anak ini baik yang normal maupun berkebutuhan khusus atau yang di difabel," ucapnya.

Ucapan terima kasih kepada anak-anak yang telah berjuang selama satu tahun ini, dan dirinya mengundang kepada seluruh lapisan masyarakat agar bersama-sama mengembangkan bakat anak-anak ini di sekolah inklusi matahari.

Adapun pemberian 6 unit sepeda baru, yang diberikan kepada juara 1 setiap kelasnya, juara 1 TK kecil dan TK besar, juara 1 kelas TK besar, juara 1 kelas 1, juara 1 kelas 2, juara 1 anak muslim yang menang pada lomba rohis, juara 1 untuk sekolah Minggu, juara 1 versi anak berkebutuhan khusus.

"Dan semoga sepeda baru yang diberikan kepada anak-anak kita bisa memotivasi serta semangat belajar mereka agar ke depannya mereka bisa lebih baik lagi," tutupnya.(edi)