NABIRE - Bupati Kabupaten Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP dalam wawancara dengan awak media usai Upacara Peringatan HUT ke–74 Republik Indonesia, Sabtu (17/8) bertempat di depan Kantor Bupati Nabire mengatakan, untuk mengisi kemerdekaan di Kabupaten Nabire, seluruh pihak baik TNI/Polri, ASN, BUMN, BUMD dan seluruh warga masyarakat agar tetap menjaga keutuhan NKRI dan mengisi kemerdekaan dengan wujud nyata. Salah satunya yaitu Nabire harus mampu menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, sehingga Nabire maju dan Indonesia maju. Kata Bupati Isaias, dalam mewujudkan “SDM Unggul Indonesia Maju” di Kabupaten Nabire, Pemerintah Kabupaten Nabire tengah mempersiapkan SDM-SDM unggul yang nantinya siap memajukan Kabupaten Nabire kedepan.  “Kami sudah melakukan berbagai program untuk peningkatan SDM di segala bidang, baik dalam bidang pendidikan, bidang kesehatan dan bidang-bidang lainnya. Dan tidak hanya pemerintah, TNI/Polri juga berperan aktif bersama pemerintah dalam memajukan SDM di segala bidang. Kami selalu kerjasama dan Nabire yang mempunyai 98 kerukunan dan untuk menjaga toleransi dan keamanan di wilayah Kabupaten Nabire itu bukan hal yang gampang, tetapi dengan kekompakan Forkopimda, warga masyarakat, Nabire jadi aman,” ungkapnya.  Menurut bupati, untuk meningkatkan SDM, ada sejumlah kader yang dikirim keluar negeri untuk melanjutkan pendidikan. Perwujudan SDM yang unggul itu harus dibangun dari sekarang, sehingga SDM-SDM yang sudah dibentuk sejak dini akan menjadi sebuah aset bagi daerah dalam membangun daerahnya kedepan.  Dirinya juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Nabire untuk memegang teguh 4 (empat) pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tuggal Ika dan NKRI. Dan hal ini adalah wujud dari apa yang dicita-citakan oleh bangsa Indonesia.  “Selama saya memimpin Nabire selama sembilan tahun ini, Nabire aman, Nabire damai dan masyarakat kecil juga menikmati kedamaian itu, semua aktifitas berjalan lancar, semua aman. Nelayan juga bisa mencari ikan dengan aman, semua yang berjualan juga aman. Dan kami juga mau supaya kedepan Nabire harus mempertahankan kedamaian ini, kami tidak mau ada pejabat-pejabat yang datang masuk ke Nabire tetapi tidak tahu situasi Nabire,” ujar bupati.  Selaku Bupati Nabire, dirinya juga mengakui bahwa banyak isu-isu provokasi di wilayah Meepago yang notabenenya hanya untuk kepentingan politik. Tetapi, selama kekompokan, kesolidan itu terjaga dengan baik  Nabire tetap aman dan damai. Dan Nabire aman karena adanya kekompakan antar Forkopimda, antar suku, antar agama, sehingga kedamaian di Nabire tidak mudah diusik oleh siapapun. (cad)