Yulianus Pasang Imbau Masyarakat Urus KTP Sendiri
NABIRE - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd.,M.Pd, kembali menegaskan bahwa semua layanan administrasi kependudukan dan catatan sipil, seperti pengurusan KTP, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran dan akta kematian, diberikan secara gratis atau tidak dipungut biaya dan kalau lewat jalur lain tetap kena pungut biaya.

NABIRE - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd.,M.Pd, kembali menegaskan bahwa semua layanan administrasi kependudukan dan catatan sipil, seperti pengurusan KTP, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran dan akta kematian, diberikan secara gratis atau tidak dipungut biaya dan kalau lewat jalur lain tetap kena pungut biaya.
Yulianus Pasang kepada Papuapos Nabire, Rabu (17/07/24) saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, mari kita sama-sama saling memberikan dukungan, sehingga masyarakat bisa memahami dan menyadari bahwa data kependudukan dan pencatatan sipil itu perlu sekali. Selaku orangtua atau yang baru lahir juga biasanya harus diberikan akte kelahiran sampai dengan yang berumur 17 tahun juga kita akan berikan juga KTP dewasa, juga ada KTP anak.
"Iya untuk anak-anak yang baru lahir sampai dengan umur 16 tahun dan kami siap untuk memberikan kepada masyarakat, sehingga mari seluruh masyarakat, buat dan mengurusnya sendiri.
"Jangan menggunakan pihak ketiga atau kedua, karena kalau menggunakan pihak lain maka ini setelah saya evaluasi bahwa kalau menggunakan pihak ketiga itu banyak persoalan yang muncul datang menguruskan KTP masyarakat," ujarnya.
Jadi hal-hal itu kita atasi, sehingga masyarakat betul-betul itu punya semangat, punya niat untuk memiliki dari pada data kependudukan dan data pencatatan sipil Pemerintah Kabupaten Nabire.
Lanjutnya, dalam hal ini Bupati Kabupaten Nabire sungguh luar biasa dan memfasilitasi, sehingga data kependudukan dan data kegiatan sipil ini diberikan gratis kepada seluruh masyarakat. Tidak boleh ada pungutan apapun dan mari masyarakat sungguh-sungguh menyadari itu, karena pemerintah baik itu Pemerintah Kabupaten Nabire maupun pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri Virzan Dukcapil sudah menyiapkan perekapan untuk KTP.
Untuk mencetak misalnya KTP itu menggunakan tinta ribbon dan fillet dan ini sungguh luar biasa mahalnya, tetapi Bupati Nabire sudah membantu dan seterusnya.
"Mari seluruh masyarakat kita sama-sama bergandengan tangan, kami juga siap melayani, bahkan hari libur tetap kami buka kalau masyarakat masih banyak yang tidak memiliki. Pernah hari Minggu kami buka, artinya apa? karena kami mau melakukan pelayanan prima kepada masyarakat," pungkasnya.(rob)
Bagikan artikel ini



