NABIRE - Dari hasil pantauan wartawan media ini pada Kamis (27/4/23) di SDN Inpres Kampung Waroki, terlihat secara jelas bahwa ada 11 rombongan belajar (Rombel) atau kelas di SD tersebut yang mengalami kerusakan serius.

Kepala sekolah SDN Inpres Waroki, Aneta Rumabar, S.Pd bersama beberapa orang guru yang sedang mengajar, bercerita, sekolah yang dipimpinnya kini mengalami kerusakan yang sangat serius. Bahkan ibu kepala sekolah Aneta Rumabar sempat bercerita bahwa dirinya sudah menjadi kepala sekolah di SDN Inpres Waroki selama 4 tahun. Dan selama 4 tahun itu dirinya selaku kepala sekolah telah membuat surat dan laporan atas kerusakan sekolahnya.

Namun hingga saat ini belum juga ada tanggapan dari pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire. 

Kepala sekolah dan para guru juga mengatakan bahwa pada masa kepemimpinan kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, sempat ada kunjungan kepala dinas dan melihat kondisi kerusakan yang ada.

Dan kembali ada lagi kunjungan dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Dra. Dina Pidjer, sehingga dari hasil kunjungan kepala Dinas Pendidikan saat ini, pihaknya sangat berharap agar ada kegiatan renovasi 11 Rombel SDN Inpres waroki.

Sebab kerusakan 11 Rombel SD Negeri Waroki ini, sangat mengganggu proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Karena ada beberapa ruangan kelas yang atap daun sengknya juga sudah jebol atau sobek-sobek, sehingga ketika hujan pasti ada genangan air dalam kelas.

Kepala sekolah Aneta Rumabar bersama beberapa orang gurunya mengharapkan dengan kehadiran orang nomor satu di jajaran dinas pendidikan saat ini, pasti kedepannya ada perhatian rehab pembangunan di 11 Rombel yang sedang rusak serius. (des)