NABIRE - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Nabire terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan penyempurnaan sistem informasi yang digunakan dalam proses perencanaan.

Kepala Bappeda Nabire, Dr. H. Mukayat, S.Pd.,M.Si.,M.Pd, mengatakan, penguatan SDM menjadi kunci utama dalam menghasilkan perencanaan yang berkualitas. “Sumber daya manusia yang kompeten dan memiliki pengetahuan yang memadai akan mampu menyusun perencanaan yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Kepala Bappeda di Aula Bappeda, Selasa (21/01/2025).

Untuk mencapai tujuan tersebut, Bappeda Nabire telah melaksanakan berbagai program pelatihan dan pengembangan kapasitas bagi para pegawai. Pelatihan-pelatihan tersebut mencakup berbagai bidang, seperti perencanaan pembangunan, analisis data dan pemanfaatan teknologi informasi.

Selain penguatan SDM, Bappeda Nabire juga fokus pada penyempurnaan sistem informasi yang digunakan dalam proses perencanaan. Saat ini, Bappeda Nabire telah mengimplementasikan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD), Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD), Rencana Kerja dan Anggaran (RKA), Rencana Kerja Tahunan (Renja) dan Rencana Strategis (Renstra).

“Dengan adanya sistem informasi yang terintegrasi, proses perencanaan pembangunan menjadi lebih transparan, efisien dan akuntabel,” ungkap Kepala Bappeda. SIPD, misalnya, memungkinkan pemerintah daerah untuk memantau pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan secara real-time.

Kepala Bappeda Nabire menjelaskan, penguatan SIPD, SIKD, RKA, Renja dan Renstra juga bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan. Masyarakat dapat mengakses informasi terkait perencanaan pembangunan melalui berbagai saluran, seperti website resmi Bappeda, dan aplikasi Krisna.

“Kami berharap dengan adanya perbaikan sistem informasi ini, masyarakat dapat lebih mudah memberikan masukan dan saran terhadap perencanaan pembangunan yang sedang dilakukan,” imbuhnya.

Dalam jangka panjang, Bappeda Nabire menargetkan untuk menjadikan sistem informasi yang dimiliki sebagai pusat data dan informasi pembangunan daerah. Data-data yang terkumpul akan digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan dan evaluasi kinerja.

Selain itu, Bappeda Nabire juga akan terus melakukan inovasi dan pengembangan sistem informasi agar dapat mengikuti perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, Bappeda Nabire optimis bahwa kualitas perencanaan pembangunan daerah akan semakin meningkat. Hal ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Nabire.(sam/amd)