Kapolres Pimpin Penangkapan Pelaku Penganiayaan Anggota TNI
DOGIYAI - Bertempat di Jalan Trans Nabire Enarotali, Kapolres Dogiyai Kompol Samuel D Tatiratu, S.I.K didampingi Wakapolres AKP Michael Luter Ayomi, S.Sos, Kabag Ops Polres Dogiyai Iptu I Nengah Wirna dan Kasat Reskrim Polres Dogiyai Ipda Yusuf Habel Apiem, S.Th bersama personel gabungan Polres Dogiyai, BKO Brimob Yon C dan Satgas Preventif Damai Cartenz melakukan penangkapan terhadap salah satu pelaku penganiayaan dan pengeroyokan terhadap anggota TNI Koramil Moanemani, Selasa (25/10/2022).

DOGIYAI - Bertempat di Jalan Trans Nabire Enarotali, Kapolres Dogiyai Kompol Samuel D Tatiratu, S.I.K didampingi Wakapolres AKP Michael Luter Ayomi, S.Sos, Kabag Ops Polres Dogiyai Iptu I Nengah Wirna dan Kasat Reskrim Polres Dogiyai Ipda Yusuf Habel Apiem, S.Th bersama personel gabungan Polres Dogiyai, BKO Brimob Yon C dan Satgas Preventif Damai Cartenz melakukan penangkapan terhadap salah satu pelaku penganiayaan dan pengeroyokan terhadap anggota TNI Koramil Moanemani, Selasa (25/10/2022).
Di kesempatan itu, Kapolres Dogiyai menyampaikan, pagi tadi sekitar pukul 08.30 WIT, Kasat Reskrim melakukan pengintaian dan pembuntutan terhadap salah satu pelaku berdasarkan ciri dan keterangan dari para saksi dan korban.
Kemudian, melaporkan keberadaan pelaku kepada Kapolres dan langsung memerintahkan anggota untuk melaksanakan penangkapan.
"Pada saat penangkapan pelaku LB sempat melakukan perlawanan terhadap personel, tapi berhasil diamankan dan dibawa ke Polres Dogiyai, sementara personel yang lain segera melakukan giat Sispam kota guna menetralisir potensi gangguan sebagai dampak dari penangkapan terhadap salah satu pelaku dengan menyekat kota dan razia Sajam serentak." ucap Kapolres.
Masih sesuai data yang diterima, untuk sementara ini pelaku berinisial LB diamankan di Mapolres Dogiyai dan akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami keterlibatannya dalam peristiwa pidana kemarin.
"Bila perbuatannya memenuhi unsur hukum, kami akan melanjutkan ke tahapan penyidikan berdasarkan prosedur hukum yang berlaku sesuai dengan tindak pidana yang dilakukan pelaku bersama teman-temannya," ujar mantan Wakapolres Nabire itu.
Tak lupa dirinya mengimbau dan menyampaikan kepada para orang tua yang anaknya terlibat dalam kasus tidak pidana pencurian dengan kekerasan dan melakukan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap anggota TNI Koramil Moanemani agar segera menyerahkan diri kepada pihak Polres Dogiyai.
Kapolres Dogiyai, Kompol Samuel mengakui telah mengantongi beberapa ciri-ciri para pelaku berdasarkan keterangan para saksi dan korban yang telah mengalami tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan serta pencurian dengan kekerasan dan juga akan melakukan upaya penangkapan dengan tindakan tegas dan terukur.(wan)
Bagikan artikel ini



