NABIRE - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Mulyono mengatakan kegiatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah salah satu upaya TNI Angkatan Darat dalam memperkuat dan memberdayakan ketahanan masyarakat sebagai kekuatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dikatakan Kasad Mulyono dalam amanatnya pada kegiatan penutupan TMMD ke 97 tahun anggaran 2016 di Rawaudo Distrik Teluk Kimi - Nabire, Rabu (19/10) kemarin, yang dibacakan Pati Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Bangun Pratikno, masih eksisnya bahaya terorisme, meningkatnya aksi kriminalitas secara kwalitas dan kwantitas serta isu bangkitnya Komunisme. Oleh karena itu, kegiatan TMMD ini salah satu upaya TNI AD dalam memperkuat dan memberdayakan ketahanan masyarakat sebagai potensi kekuatan wilayah.Kasad selaku Penanggung Jawab Operasional TMMD menambahkan, kebersamaan yang sudah lama kita bangun dan selalu kita jaga ini merupakan sinergitas positif dalam mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa pada masa sekarang ini.“Salah satu diantaranya ialah membantu pemerintah daerah dalam menyiapkan dan memperbaiki infrastruktur serta mengakselerasi program Pemda yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan bersama,” tandasnya.Tak lupa pada kesempatan tersebut, Kasad Mulyono mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak dan elemen masyarakat yang telah membantu secara moril dan materiil, karena berkat kerja keras dan kesungguhan dari semua unsur, kegiatan TMMD ke 97 ini dapat berjalan sesuai rencana.Sekedar menambahkan dan sesuai data serta informasi yang diterima media, kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa yang dilaksanakan di Kabupaten Nabire tepatnya di wilayah Kodim 1705/Paniai di Rawaudo Distrik Teluk Kimi ini, diwarnai dengan pengobatan gratis dan pasar murah yang melibat unsur TNI se Garnisun Nabire. (wan)