NABIRE -Asisten I Sekda Kabupaten Nabire, La Halim, S.Sos menyampaikan pentingnya Bimbingan Teknis (Bimtek) menggunakan alat teknologi peternakan kepada kelompok peternak Orang Asli Papua (OAP). Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nabire sudah mengeluarkan anggaran yang cukup besar untuk menyiapkan alat pendukung peternakan.

"Kalau kelompok peternak tidak bisa menggunakannya, barang yang sudah Pemda berikan akan menjadi barang yang tidak berguna," kata La Halim ketika memberi sambutan diacara Bimtek budidaya ternak babi dan penyerahan simbolis sarana prasarana budidaya ternak kepada kelompok peternak di Kabupaten Nabire, yang digelar di halaman Kantor Dinas Peternakan Kabupaten Nabire, Jumat (25/10/2024).

La Halim berharap, kepada kelompok peternak yang akan mengikuti Bimtek agar mendengarkan dan memperhatikan bimbingan ini dengan sebaik-baiknya, agar apa yang disampaikan narasumber bisa dipahami dan mempratekannya dengan baik.

Dirinya juga berharap kepada para narasumber, agar menjelaskan materi dengan sejelas-jelasnya dengan bahasa yang dimengerti oleh masyarakat OAP. "Jangan gunakan bahasa ilmiah yang kurang dipahami oleh masyarakat," tegasnya.

Budidaya ternak babi, lanjut La Halim, merupakan bagian dari upaya Pemkab Nabire untuk menekan angka stunting yang ada di Kabupaten Nabire.

"Bayangkan saja bila peternak bisa menghasilkan ternak yang berkualitas, dengan pakan yang bisa diproduksi sendiri dari alat yang diberikan oleh Pemda. Otomatis barang yang dijual akan lebih murah daripada yang lain, sehingga harga barang yang akan dijual bisa terjangkau oleh masyarakat," pungkasnya.(amd)